.

.
"The stars shall fade away, the sun himself grow dim with age, and nature sink in years, but thou shalt flourish in immortal youth."
Showing posts with label Lana Syahbani. Show all posts
Showing posts with label Lana Syahbani. Show all posts

Wednesday, February 5, 2014

Lampu Sorot

oleh Lana Syahbani


Lampu sorot mengarah ke seluruh tubuhku. Saking terangnya aku tak dapat melihat apa pun, kecuali putih. Perlahan mata ini menyesuaikan diri. Sekitarku gelap, hitam. Hanya diriku yang terlihat berkilau. Entah ada yang hidup atau tidak selain aku di tempat ini, yang jelas aku bersyukur aku masih tersadar dalam terang.

‘Tap!’

Sinar matahari pagi membangunkanku. Ternyata mimpi. Rumahku yang menghadap ke arah timur, memandikan seisi kamarku dengan cahaya matahari setiap pagi di musim kemarau. Satu hal yang membuat hal itu memungkinkan, aku tak suka tirai yang menutupi jendela. Tirai hanya menghalangi pandanganku pada alam. Sudah cukup setiap hari aku bekerja di dalam gedung kantor yang sempit.

Monday, December 24, 2012

KUMPULAN GARIS DARI KETIDAKSADARAN

Oleh : Lana Syahbani


Ruangan itu tak diterangi lampu, cahaya yang masuk dari jendela pun tak cukup banyak untuk menerangi seluruh ruangan. Tidak ada satu pun mahasiswa seni yang sedang berkegiatan di sana. Studio di lantai satu kawasan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung  itu hening.
Seorang laki-laki berkemeja hitam, duduk membelakangi jendela kayu bercat abu, tempat masuknya cahaya. Sambil bercerita, sesekali ia membuang abu dari rokoknya. Matanya menerawang ketika kata-kata mengalir dari pikiran ke mulutnya.

Sepintas namanya memang mirip dengan seorang filsuf asal spanyol, yang mengusung pemikiran aristoteles secara radikal. Namun tak ada kemiripan ataupun hubungan di antara keduanya. Averroes. Ia sedang menjalani kehidupannya dalam ranah seni visual.